Dapatkan produk produk yang berkualitas dan terpercaya
0 items in your shopping cart

Tidak ada produk di keranjang.

Cara Cerdas Menekan Patek Cabai dari Akar hingga Buah

Tuntas Patek: Solusi Hayati Mengatasi Penyakit Patek pada Tanaman Cabai

Tanaman Cabai dan Tantangan Penyakit

Tanaman cabai (Capsicum spp.) merupakan salah satu komoditas hortikultura unggulan yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Cabai dibudidayakan hampir di seluruh wilayah Indonesia, baik di dataran rendah maupun dataran tinggi. Namun, di balik potensi keuntungan yang besar, budidaya cabai juga memiliki risiko tinggi, terutama serangan penyakit yang dapat menurunkan hasil panen secara drastis.

Salah satu penyakit paling merugikan pada tanaman cabai adalah penyakit patek. Penyakit ini sering muncul saat kondisi lingkungan lembap, terutama pada musim hujan, dan dapat menyerang tanaman sejak fase berbunga hingga buah menjelang panen.

 

Mengenal Penyakit Patek pada Cabai

Penyakit patek dikenal juga sebagai antraknosa, yaitu penyakit yang menyerang buah cabai dan menyebabkan busuk buah serta bercak pada daun. Serangan patek sering kali baru terlihat jelas saat buah mulai membesar atau menjelang panen, sehingga kerugian yang ditimbulkan bisa sangat besar.

Buah cabai yang terserang patek biasanya menunjukkan bercak cokelat kehitaman, cekung, lalu membusuk. Dalam kondisi parah, buah akan mengering, rontok, dan tidak layak jual. Jika tidak dikendalikan dengan tepat, penyakit ini dapat menyebabkan gagal panen.

Penyebab Utama Penyakit Patek

Penyakit patek disebabkan oleh jamur patogen dari kelompok Colletotrichum sp. Jamur ini berkembang sangat cepat pada kondisi lingkungan yang lembap, sirkulasi udara buruk, dan tanah yang tidak sehat.

Spora jamur dapat bertahan di tanah, sisa tanaman sakit, serta menyebar melalui air hujan, angin, dan alat pertanian. Penggunaan fungisida kimia secara berlebihan juga dapat memperparah kondisi tanah dan menurunkan keseimbangan mikroorganisme alami.

 

Dampak Penyakit Patek bagi Petani

Serangan patek tidak hanya menurunkan kualitas buah cabai, tetapi juga berdampak langsung pada pendapatan petani. Buah menjadi busuk, panen menurun, dan biaya produksi meningkat akibat penggunaan fungisida kimia berulang.

Oleh karena itu, diperlukan solusi pengendalian penyakit patek yang tidak hanya efektif, tetapi juga aman, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

 

Tuntas Patek: Solusi Hayati Ramah Lingkungan

Tuntas Patek merupakan solusi hayati berbasis mikroorganisme bermanfaat yang dirancang khusus untuk membantu petani mengendalikan penyakit patek pada tanaman cabai.

Sesuai dengan keunggulan yang ditampilkan pada gambar, Tuntas Patek memiliki peran penting dalam:

ü Menekan jamur penyebab busuk buah dan bercak daun secara alami.

ü Meningkatkan ketahanan tanaman cabai terhadap serangan penyakit.

ü Menjaga kesehatan tanah dan sistem perakaran tanaman.

ü Mengurangi ketergantungan terhadap fungisida kimia.

Peran Trichoderma dalam Pengendalian Patek

Kandungan utama dalam Tuntas Patek adalah Trichoderma, yaitu jamur baik yang berfungsi sebagai agens hayati antagonis terhadap jamur patogen.

Trichoderma bekerja dengan cara menghambat pertumbuhan jamur penyebab patek, bersaing memperebutkan nutrisi, serta membantu memperbaiki ekosistem tanah. Selain itu, Trichoderma juga mampu merangsang pertumbuhan akar sehingga tanaman menjadi lebih kuat dan sehat.

 

BIOTRIC Trichoderma dari Kampung Putra Agro

Salah satu produk Trichoderma berkualitas adalah BIOTRIC Trichoderma dari Kampung Putra Agro. Produk ini diformulasikan untuk membantu petani cabai dalam mengatasi penyakit patek secara alami dan berkelanjutan.

BIOTRIC Trichoderma bekerja efektif dalam menekan jamur penyebab busuk buah dan bercak daun, sekaligus meningkatkan daya tahan tanaman dan hasil panen.

Cara Mengatasi Penyakit Patek dengan BIOTRIC Trichoderma

Pengendalian penyakit patek dengan BIOTRIC Trichoderma sebaiknya dilakukan sejak awal tanam.

Aplikasi dapat dilakukan dengan cara mencampurkan BIOTRIC Trichoderma ke dalam pupuk organik atau kompos, kemudian diaplikasikan ke tanah atau bedengan. Selain itu, BIOTRIC Trichoderma juga dapat dilarutkan dengan air dan disiramkan ke pangkal tanaman secara rutin.

Penggunaan secara berkala akan membantu menjaga populasi mikroorganisme baik di dalam tanah sehingga jamur penyebab patek dapat ditekan secara alami.

Manfaat Jangka Panjang Penggunaan Trichoderma

Penggunaan Trichoderma secara terus-menerus memberikan manfaat jangka panjang bagi pertanian cabai. Tanah menjadi lebih sehat dan subur, sistem perakaran berkembang optimal, dan tanaman lebih tahan terhadap penyakit.

Dalam jangka panjang, petani dapat mengurangi biaya produksi, meningkatkan hasil panen, serta menciptakan sistem pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Penyakit patek merupakan ancaman serius dalam budidaya tanaman cabai. Pengendalian yang tepat memerlukan pendekatan yang tidak hanya cepat, tetapi juga aman dan berkelanjutan.

Melalui pemanfaatan Tuntas Patek dan BIOTRIC Trichoderma dari Kampung Putra Agro, petani dapat menekan penyakit patek, menjaga kesehatan tanah dan tanaman, serta meningkatkan hasil panen cabai secara optimal.