Dapatkan produk produk yang berkualitas dan terpercaya
0 items in your shopping cart

Tidak ada produk di keranjang.

Musim Hujan Datang? Kandang Tetap Wangi dan Bebas Amonia!

Musim hujan sering jadi “musim ujian” bagi peternak ayam. Curah hujan tinggi membuat kelembapan kandang meningkat, sekam sulit kering, dan bau amonia makin menyengat. Kalau tidak segera ditangani, kondisi ini bisa berdampak langsung pada kesehatan ayam dan performa produksi.

Masalahnya bukan sekadar bau tidak sedap. Amonia adalah gas hasil penguraian kotoran ayam yang dalam kadar tinggi bisa merusak saluran pernapasan. Ditambah kelembapan berlebih, kandang menjadi tempat ideal bagi pertumbuhan bakteri dan lalat. Rantai sebab-akibat inilah yang perlu dipahami agar solusi yang diterapkan benar-benar efektif.

 

Kenapa Musim Hujan Memicu Bau Amonia?

Secara ilmiah, amonia (NH) terbentuk dari proses penguraian asam urat dalam kotoran ayam oleh mikroorganisme. Proses ini akan semakin aktif jika:

1.   Kelembapan tinggi – Sekam basah mempercepat aktivitas bakteri pengurai.

2.   Ventilasi kurang optimal – Gas amonia terperangkap dan menumpuk di dalam kandang.

3.   Penumpukan kotoran – Semakin banyak bahan organik, semakin besar potensi pembentukan gas.

4.   Suhu hangat dan lembap – Kondisi ideal bagi bakteri berkembang.

Pada musim hujan, keempat faktor ini sering muncul bersamaan. Akibatnya, kadar amonia meningkat dan kualitas udara menurun.

 

Dampak Amonia pada Ayam

Paparan amonia bukan hanya soal bau menyengat. Dampaknya bisa serius:

  • 🔹 Iritasi mata dan saluran pernapasan
  • 🔹 Nafsu makan menurun
  • 🔹 Pertumbuhan tidak seragam
  • 🔹 Risiko infeksi sekunder meningkat (misalnya bakteri E. coli)
  • 🔹 FCR memburuk dan bobot panen turun

Amonia yang tinggi dapat merusak silia pada saluran pernapasan ayam. Ketika pertahanan alami ini terganggu, ayam lebih mudah terserang penyakit. Energi yang seharusnya digunakan untuk pertumbuhan justru terpakai untuk melawan stres dan infeksi.

 

Masalah Tambahan: Sekam Basah dan Lalat

Musim hujan juga membuat sekam sulit kering. Sekam basah menimbulkan beberapa konsekuensi:

1.   Media ideal pertumbuhan bakteri

2.   Produksi amonia semakin cepat

3.   Risiko kaki melepuh (pododermatitis) meningkat

4.   Populasi lalat melonjak

Lalat berkembang biak pada bahan organik basah. Selain mengganggu, lalat bisa menjadi vektor penyebaran penyakit di dalam kandang.

Artinya, satu masalah (kelembapan) bisa memicu banyak dampak berantai.

Strategi Mengatasi Amonia Saat Musim Hujan

Mengendalikan amonia harus dilakukan dari hulu ke hilir. Berikut pendekatan yang bisa diterapkan:

1️ Perbaiki Manajemen Ventilasi

Pastikan sirkulasi udara lancar agar gas tidak terperangkap di dalam kandang.

2️ Kontrol Kepadatan Populasi

Terlalu padat mempercepat penumpukan kotoran dan kelembapan.

3️ Pantau Kondisi Sekam

Ganti atau aduk sekam secara rutin agar tidak menggumpal dan terlalu basah.

4️ Gunakan Produk Pendukung Pengendali Lingkungan

Di sinilah peran produk seperti BISTEN BIO SHIELD menjadi relevan.

Mengenal BISTEN BIO SHIELD

BISTEN BIO SHIELD adalah produk cair yang dirancang untuk membantu menjaga kualitas lingkungan kandang, terutama dalam kondisi lembap seperti musim hujan.

Produk ini memiliki beberapa fungsi utama:

Mengurangi bau amonia di kandang
Membantu sekam lebih cepat kering
Menekan pertumbuhan bakteri seperti E. coli
Mengurangi munculnya lalat

Pendekatannya bukan hanya menutupi bau, tetapi membantu mengendalikan kondisi lingkungan yang menjadi penyebab utama terbentuknya amonia.

 

Bagaimana Cara Kerjanya?

Secara prinsip, pengendalian amonia efektif dilakukan dengan mengontrol kelembapan dan aktivitas mikroba pengurai. Dengan kondisi sekam yang lebih kering:

  • Aktivitas bakteri pengurai berkurang
  • Proses pembentukan amonia melambat
  • Lingkungan menjadi kurang ideal bagi lalat

Lingkungan kandang yang lebih stabil akan membantu ayam merasa lebih nyaman. Ayam yang nyaman cenderung memiliki konsumsi pakan lebih baik dan pertumbuhan lebih optimal.

 

Manfaat yang Bisa Dirasakan Peternak

Penggunaan produk pendukung seperti BISTEN BIO SHIELD dapat memberikan beberapa dampak positif:

1.   Kualitas udara lebih baik – Bau menyengat berkurang.

2.   Ayam lebih tenang dan tidak stres – Risiko gangguan pernapasan menurun.

3.   Sekam tidak cepat menggumpal – Kondisi kandang lebih kering.

4.   Populasi lalat lebih terkendali – Lingkungan lebih higienis.

5.   Produktivitas lebih stabil – Pertumbuhan ayam lebih seragam.

Tentu saja, hasil optimal tetap bergantung pada manajemen kandang secara keseluruhan. Produk pendukung bukan pengganti sistem manajemen, tetapi menjadi bagian dari strategi terpadu.

 

Kenapa Pendekatan Preventif Lebih Penting?

Sering kali peternak baru bertindak ketika bau amonia sudah sangat menyengat atau ayam mulai menunjukkan gejala gangguan pernapasan. Padahal, pendekatan preventif jauh lebih efektif dan ekonomis.

Dengan pengendalian sejak awal:

  • Risiko penyakit dapat ditekan
  • Kerugian akibat penurunan performa bisa dihindari
  • Biaya pengobatan dapat diminimalkan

Musim hujan seharusnya tidak selalu identik dengan penurunan produksi jika pengelolaan kandang dilakukan secara proaktif.

 

Kandang Wangi Bukan Sekadar Soal Aroma

Perlu dipahami, “kandang wangi” bukan hanya tentang kenyamanan penciuman. Itu adalah indikator bahwa:

  • Kadar amonia terkendali
  • Sekam tidak terlalu basah
  • Lingkungan mikroba lebih stabil
  • Sistem manajemen berjalan baik

Kualitas udara yang baik berbanding lurus dengan performa ayam.

 

Kesimpulan

Musim hujan meningkatkan kelembapan kandang, mempercepat pembentukan amonia, memicu pertumbuhan bakteri, dan meningkatkan populasi lalat. Jika dibiarkan, dampaknya bisa mengganggu kesehatan ayam dan menurunkan performa produksi.

Solusinya adalah kombinasi antara manajemen kandang yang tepat dan dukungan produk pengendali lingkungan seperti BISTEN BIO SHIELD. Dengan membantu mengurangi bau amonia, mempercepat pengeringan sekam, serta menekan pertumbuhan bakteri dan lalat, kondisi kandang bisa tetap terjaga meskipun cuaca tidak bersahabat.

Karena pada akhirnya, kandang yang sehat adalah fondasi utama ayam yang sehat. Dan ayam yang sehat adalah kunci produksi yang optimal—apa pun musimnya.